Siswa SMA Negeri 3 Huruna Belajar di Gedung Beratap Rumbia Berlantai Tanah

Kadisdik Nias Selatan, Zulmakmur Talaumbanua, S.Pd, M.Si (Foto/Ist)

Sumut-Intainew.com :

BERATAP RUMBIA, berlantai tanah, atap terlihat bocor.Yang lebih memprihatinkan, musin penghujan lantai tanah berubah seperti kubangan kerbau, itu kondisi Sekolah SMA Negeri 3 Huruna, Nias Selatan Sumatera Utara.

Terlihat sarana prasarana pendukung proses belajarpun tidak memadai, maja dan kursi seperti tidak layak untuk kenyamanan siswa, kegelisahan siswa dalam jam belajar, itu terlihat ketika lantai tanah berubah seperti kubangan kerbau tiap diguyur hujan.

Udara lembab menyelimuti ruangan kelas, sesekali terlihat siswa mengelah napas diterpa dingin dari lantai tanah berlumpur, namun semua itu tidak mengurangi semangat para sisiwa untuk belajar.

Siswa SMA N 3 Hunura saat belajar diruang Kelas berlantaikan tanah (foto/ist)

“Kami berharap Pak Jokowi selaku Presiden Republik Indonesia, dapat mengalokasi dana bantuan secepatnya membangun sekolah ini melalui Kementerian Pendidikan,” ujar Kadisdik Nias Selatan, Zulmakmur Talaumbanua, S.Pd, M.Si kepada wartawan intainew.com, Sabtu, 8 Otober 2021.

Pantauan wartawan intainew.com, SMA Negeri 3 Huruna berlokasi di Desa Tundrumbaho, Kecamatan Huruna, Nias Utara Sumatera Utara terlihat lantai sekolah layaknya kubangan kerbau saat diguyur hujan. Atapnya menggunakan daun rumbia (daun pohon palem), namun sebagian sudah diganti dengan atap seng. Dindingnya terbuat dari papan.

Berdinding papan, Atap Rumbia bocor, kondisi ini sudah bertahun Guru dan siswa tetap semangat. (foto/ist)

Yurisman Laia, Ketua Komite juga berharap agar Gubernur Sumatera Utara dapat turun kelokasi melihat secara langsung kondisi sekolah.

“Dengan dilihat secara lansung terketuk hatinya menyalurkan dana abadi pendidikan sebagai tahap awal perbaikan, sebelum bantuan pemerintah pusat disalurkan,” harapnya. Inc.Amr