Segel Bangunan Tanpa IMB Milik Satpol PP Labura “Raib”

Labura-Intainew.com :

SATUAN POLISI PAMONG PRAJA Kabupaten Labuhanbatu Utara menyegel 2 unit bangunan ruko di Jalan Lintas Sumatera Dusun VII Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Provinsi Sumu. Senin (20/09/2021).

Pemasangan segel bertulisankan “Bangunan ini Tidak Memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Melanggar Perda No 19 Tahun 2011 Kabupaten Labuhanbatu Utara”, dipasang pada 16 September 2021 disebut-sebut sempat dilepas setelah terpasang.

Menerima informasi segel dilepas, wartawan intainew.com langsung menghubungi Kades Desa Sidua dua Kualuh Selatan Labura.

Melalui telpon selulernya, 08227335 xxxx Dayat mengatakan, segel terpasang 16 September, tanggal 17 pagi segel tidak telihat.

” Saya melihat langsung segel tidak terlihat lagi Jumat 17 Semptember 2021,” ungkap Dayat.

Kabid Penegakan, Peraturan Naldo Simangungsong. S.Si saat di jumpai awak media dikantornya membenarkan bahwa dua unit ruko yang berada di Jalan Lintas Dusun VII Desa Si Dua-dua memang betul belum memiliki IMB dan kemaren turun langsung ke lokasi membuktikan untuk kepastian. Ujar Naldo.

Lebih lanjut ia mengatakan setelah aparat Satpol PP turun ke lokasi, bangunan tersebut memang belum mengantongi IMB dan dokumen pendukung lainnya. tambahnya.

Untuk itu pihak Satpol PP mengambil tindakan tegas dengan melakukan penyegelan bangunan ruko pada waktu itu, akan tetapi kita tidak mengetahui segel tersebut, makanya kita turun lagi untuk melakukan pemasangan ulang segel yang diduga hilang atau terlepas,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya atas 2 ruko yang berada di Dusun VII Desa Si Dua-dua Kualuh Selatan, Labura yang berinisial SPS yang tidak mengantongi izin (IMB), selain melanggar Perda No 19 Tahun 2011, juga melanggar Pasal 115 ayat (1) PP 36/2005) Pemilik Bangunan Gedung yang tidak memiliki IMB di kenakan Sanksi Perintah Bongkar.

Selanjutnya (Pasal 115 ayat (2) PP 36/2005) Selain Sanksi Administratif, pemilik bangunan juga dapat di kenakan Sanksi berupa denda paling banyak 10% dari nilai Bangunan yang sedang atau telah di bangun.Inc.MJs