Puluhan Meteran Pelanggan Air PDAM Siantar Hilang

Foto : Kabag Humas PDAM Tirtauli, Jimmi Simatupang

Siantar-Intainew.com :

HITUNGAN BULAN Puluhan meteran pelanggan PDAM Tirta Uli Pematangsiantar hilang, sampai saat ini belum dikatahui pelaku yang mencuri meteran pelanggan, hal itu dikatakan Direktur Utama,Ir. Zulkifli Lubis, ST melalui Kabag Humas PDAM Tirtauli Pematangsiantar, Jimmi Simatupang, Senin (23/08/2921) diruang kerjanya.

Menurut Jimmi, yang baru satu bulan menjabat Kabag Humas PDAM Tirtauli, laporan pelanggan dalam hitungan bulan, sudah 30 pelanggan melapor meterannya hilang.

Peristiwa pencurian meteran pelanggan itu terjadi di daerah Simpang 3 Simpang Pane, dan di Kecamatan Siantar Barat,’ selebihnya belum masuk laporannya, diperkirakan sudah ada 30 pelanggan yang melapor meterannya dicuri,” kata Jimmi.

Puluhan meteran air yang hilang itu, lanjut Jimmi, bukan menjadi tanggungjawab PDAM untuk menggantinya, pelanggan sendiri yang harus menggantinya sendiri, dengan harga yang sudah di tetapkan sebesar Rp.399.300,- ( tiga ratus sembilan puluh sembilan tiga ratus rupiah).

“Aturannya memang sudah seperti itu, jika meteran pelanggan ada kerusakan, seperti meteran kabur dan tidak terbaca itu menjadi tanggungjawab Perusahaan,” sebut Jimmi.

Jimmi juga menghimbau agar pelanggan PDAM Tirtauli memberi pengaman pada meterannya. Bisa dengan dicor semen atau dengan menggunakan besi pelindung, terlebih pelanggan yang rumahnyadi pinggir jalan,” ujarnya.

Kabag humas juga menghimbau kepada pengusaha barang bekas di Kota Siantar, untuk bekoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum Tirtauli untuk lebih memperhatikan barang bekas yang diterimanya, jika ada yang menjual meteran air bekas, segera menghubungi PDAM Tirtauli melalui Call Center 08116064448.

Selain itu, Jimmi juga mengatakan, petugas PDAM Tirtauli dilapangan tetap memakai baju dinas lengkap dengan atribut, dan tidak pernah kerja di malam hari terkucuali ada kerusakan yang sangat fatal.

“Kalau ada mengakau petugas PDAM, mau mengganti meteran pelanggan jangan dilayani, pelanggan bisa menghubungi call Canter jika ada yang mencurigakan” tutup Kabag Humas PDAM Pematangsiantar, JIMMI Simatupang. Inc.Red01.