Proyek Rabat Beton Desa Kanopan Ulu Diduga Tidak Sesuai RAB, Semakin Terkuak

Labura-Intainew.com :

TERKAIT pengerjaan proyek pembangunan Rabat beton, di dusun III Banyuwangi, Desa Perkebunan Kanopan Ulu, Kecamatan Kualuh Hulu mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan masyarakat.

Proyek yang dibangun bersumber dari Dana Desa (DD) tahun Anggaran 2020 dengan nilai Ratusan juta itu, di sinyalir adanya dugaan kecurangan dalam pelaksanaan, tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB), hal itu dikatakan salah seorang masyarakat yg tidak ingin disebut namanya. Dia salah satu anggota kerja dalam proyek tersebut.

Camat Kualuh Hulu Suwedi S, Sos dikonfirmasi wartawan intainew.com melalui WhatShAp selas (9/2/2021) mengaku sudah mengetahui masalah tersebut dari pemberitaan media dan akan menunggu hasil dari pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Sudah dibaca, Itukan belum diperiksa Inspektorat, nanti kalau sudah di lakukan pemeriksaan baru bisa di ketahui hasilnya sesuai atau tidak dengan Pagunya,” kata Camat.

Sementara Plt. Kepala Inspektorat Kabupaten Labura Nurrahman S,Sos saat di konfirmasi intainew.com Selasa (9/2/2021) via telfon miliknya mengatakan, Dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan Proyek Dana Desa Se- Labura.

Pihaknya meminta kepada masyarakat dan LSM jika menemukan kejanggalan dalam pengerjaan proyek Dana Desa (DD) untuk membuat surat tertulis kepada Inspektorat Labura agar di tindak lanjuti.Ujarnya.

“Kita sudah dengar pemberitaan nya, dalam waktu dekat akan kita lakukan pemeriksaan bang, Jika ada temuan terkait kecurangan dalam pembangunan yang menggunakan Dana Desa tersebut, segera kirimi surat kepada kami bang” Pungkas Nurahman mengakhiri.

 

Kades Perk. Kanopan Ulu, Sangadi dikonfirmasi intainew.com sebelumnya dikediamannya terkait Pekerjaan Rabat Beton di dusun lll kampung Banyuwangi panjang volume 290 meter, Lebar 3.5 meter, dan ketebalan 20 cm yang kuat dugaan tidak menggunakan Besi tikar dalam pencoran Rabat Beton tersebut, Kades memilih diam.

“Terserah Abang sajalah, kalau memang begitu,” ucap Kades Sangadi.
Saat wartawan meminta RAB proyek pekerjaan rabat beton tersebut,” apa mau abang penjarakan saya rupanya,” kata kades sambil meninggalkan wartawan dengan alasan membawa istrinya ke Desa Londut, inc.Mjs