Pesan Terakhir Sibungsu Bermanja Sama Ibu

Tim Basarnas menyisir sungai Asahan Siruar.foto/ist

Balige-Intainews.com : Sebelum musibah terjadi, Iwan anak bungsu dari lima bersaudara sempat bermanja dengan ibunya, minta uang beli pancing.

Iwan Siswa SMP Negeri 1 Parmaksian ini berangkat bersama empat temannya, memancing di Sungai Asahan Siruar, Senin 20 Juli 2020, sore.

Mereka berangkat dua sampan, Iwan satu sampan dengan temannya bermarga Simbolon, takdir berkehendak lain, sampan yang dinaiki Iwan dan temannya tenggelam, pada pukul 16.00 Wib.

Menurut, Salah seorang Warga Dusun Kampung Tempel Desa Siruar, kejadian bermula Iwan dan temannya mau menyeberang, tiba tiba sampan yang dinaiki dua sahabat itu terbalik, Iwan tidak dapat tertolong,  peristiwa itu langsung diketahui oleh warga, karena Sungai Asahan Siruar tak jauh dari tempat kediamannya, kejadian juga dibenarkan adik ayahnya, Firman Siagian yang juga satu kampung dengannya.

Atas laporan masyarakat, Pemerintah Kecamatan dan Pemkab Toba, bersama Perusahaan TPL langsung turun ke tempat kejadian membuat Posko pencarian.

Orang tua korban (Iwan-red) Ramlan Siagian dan br. Simangunsong, ketika ditemui Intainews.com ditempat kediamannya, hanya bisa menangis  berharap anaknya secepatnya ditemukan.

Bupati Toba Ir.Darwin Siagian turut menyaksikan pencarian didampingi, KadisSos R.O.Sinurat, Kadis Pendidikan P.Panjaitan juga Paiman Butarbutar selaku Camat Parmaksian juga hadir di TKP. dapur umum juga disediakan oleh Dinsos Kabupaten Toba.

Badan Pensanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Toba bersama dengan Tim Basarnas dipimpin Danpos Parapat Ajibata Octo Albert Tambunan Koordinator Pos Sar Parapat 10 basarnas, sudah menyisir sungai Asahan, sampai berita ini turun ke redaksi, korban belum ditemukan.Inc-01.PH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *