Peredaran Ganja Aceh- Rantau Prapat Digagalkan Polisi, 6.214,34 Gram Ganja Diamankan

Labura-Intainew.com :

KAPOLRES LABUHANBATU, Anhar Arlia Rangkuti, S.I.vK melalui Kasubag Humas AKP Murniati, S.I.K menyampaikan, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu mengungkap jaringan narkotika golongan 1 tanaman jenis ganja dan menangkap tiga orang tersangka, (10/12/2021) sekira pukul 21.00.Wib.

Terungkapnya diawali dengan penangkapan KH Als Pak Khairuddin (55) tahun warga Jl Padang Pasir Kelurahan Ujung Bandar Rantau Prapat dengan barang bukti sebelas paket plastik klip berisi sabu berat 1,3 Gram.

Kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap HM (40) tahun saat sedang menimbang ganja di rumahnya di Lingkungan Bandar Reja Kelurahan Ujung Bandar Rantau Prapat dengan dengan barang bukti satu plastik klip berisi Sabu berat 6,56 Gram Netto dan Ganja Total berat 3.863 Gram Netto

Selanjutnya dilakukan pengembangan kasus dan penyelidikan selama sepekan dan pada tanggal 10 Desember 2021 sekira pkl 21 Wib dilakukan penggrebekan di Jl Durian Lingkungan Imam Bonjol Rantau Prapat dan berhasil menangkap tersangka SN (40) tahun.

Saat itu tersangka Roni baru tiba dirumahnya, saat akan menutup pagar rumah kontrakannya dilakukan penggeledahan, disaksikan Kepling setempat Rajuan Harahap.

Dari penggeledahan, berhasil menyita 1 plastik transparan disimpan dalam tas merah berat 1942 Gram ditemukan di kap mesin mobil Toyota Land Rover,1 boks streopom berisi Ganja berat 3200 Gram, satu buah timbangan warna merah.

Dari keterangan tersangka Roni bahwasanya pasokan ganja tersebut dikirim seseorang warga Aceh (Penyelidikan) yang diterima tersangka pada tanggal 4 Nopember 2021 sebanyak 50 Kg dengan harga total Rp 85.000.000 dengan harga per kilo Rp 1.700.000,dimana ganja sudah beredar sebanyak 44 Kg lebih,adapun tersangka Roni menjual Rp 2.000.000/kg dimana para tersangka ini sudah terlibat selama 3 bulan lebih.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalah gunaan narkoba jenis apapun karena akan berdampak dalam kehidupan.

Lebih lanjut Kapokres mengatakan, penggunaan ganja atau Marijuana atau Cannabis Sativa dapat merusak kesehatan otak yaitu mengganggu kemampuan berpikir, sulit berkonsentrasi, Kesehatan paru paru dimana kandungan TAR ganja tinggi sehingga dapat menyebabkan kanker paru, kesehatan mental yaitu gejala Psikosis, Rasa Cemas menyebabkan Halusinasi, Delusi dan perubahan suasana hati.

Terhadap tersangka Pak Khai dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 Ayat 1 UU dan Tersangka Himpun Pasal 114 Sub 112 Ayat 2 Dan Pasal 111 Ayat 2,Serta Tsk Roni Pasal 114 Sub 111 Ayat 2 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara. Inc.Mjs