Penyekatan Jalur Wisata Bukit Lawang Diperketat, Kenderaan Balik Arah

Langkat-intainew.com :

PENYEKATAN jalur menuju obyek wisata Bukit Lawang diperketat mendukung penutupan wisata dalam rangka memutus rantai penularan virus covid-19.

Dasar penyekatan Inpres RI No 06 tahun 2020 tentang pendisplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Virus Covid -19.

Surat Edaran bupati Langkat No : 440-991/BPBD /2021 tanggal 21 Mei 2021.

Didukung Surat Edaran Bupati Langkat No 430-1294/BPBD /2021 tanggal 1Juli 2021 tentang perpanjangan penutupan daerah wisata.

Penyekatan jalur dimaksud berada Simpang tiga desa Simpang Pulau Rambung kecamatan Bahorok.

Lokasi penyekatan merupakan gerbang awal memasuki kecamatan Bahorok. Dua jalur menjadi akses masuk Bahorok, pertama jalan Binjai Bahorok lintas kecamatan Kuala, Salapian merupakan jalan propinsi sumut.

Sedangkan jalur kedua pengendara belok dari Jalan Letjen Jamin Ginting S tepatnya Simpang Padang Cermin kecamatan Selesai melintasi kecamatan Sirapit yang merupakan jalan kabupaten Langkat.

Kedua jalur dimaksud akan bertemu di Simpang Tiga desa Simpang Pulau Rambung yang menjadi titik utama penyekatan.

Hal demikian dibenarkan kepala desa (kades) Simpamg Pulau Rambung, Ngasupken saat ditemui wartaean Minggu (18/7/2021).

Didampingi rekannya kades Sematar, Hadi Sutrisno menambahkan setiap kades mendapat giliran beserta satgas covid desa untuk membantu kecamatan melaksanakan penyekatan urai Ngasupken.

Disingging tentang pengendara yang terpaksa putar balik, dikatakannya kita menjalankan Surat Edaran bupati Langkat dan telah diberi himbauan sebelumnya.

Menjawab wartawan dijelaskannya tidak sedikit pengendara membawa-bawa nama lembaga, Instusi bahkan mengaku keluarga oknum/pejabat yang berpengaruh untuk mengelabui petugas.

Namun kita memiliki “Gigi Atrek” kecuali keperluannya mendesak seperti menjungi keluarga yang sakit parah. Keluarga yang terdekat kita mohon hadir dilokasi untuk menjemput sebagai pembuktian beber Hadi Sutrisno.

“Pengendara yang memiliki KTP luar Langkat kita putar balik, tidak ada toleransi untuk saling menjaga,” pungkasnya.

Pantauan wartawan meski terpancar kekecewaan namun tidak sedikit pengendara sepeda motor dan roda empat serta lebih yang terpaksa putar balik karena tidak dibenarkan memasuki kawasan wisata.

Dengan sigap ber-etika santun petugas terdiri dari personil polsek, Koramil 05, ASN kantor kecamatan/kelurahan, personil Sat PP Langkat. BPBD Langkat dibantu sargas covid desa menyapa para pengendara. Inc.Gin