Penggunaan Dana Desa Nagori Ujung Seribu Diduga Bermasalah

Simalungun-Inrainew.com :

PENGGUNAAN DANA DESA (DD) Nagori Ujung Saribu Kecamatan Pematang Silima Huta Kabupaten Simalungun Tahun 2021 Diduga Bermasalah.

Hal itu diungkapkan warga kepada kru intainew.com, dilokasi Bangunan Gedung Serbaguna, Rabu ( 29/12/2021) yang enggan namanya dipublis.

Menurut warga penggunaan Dana Desa (DD) yang diduga bermasalah tersebut, untuk pengadaan Gedung Serba Guna yang biayanya hampir mencapai Rp.296.770.000,(Dua Ratus Sembilan Puluh enam Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah).

“Biaya sebesar itu tidaklah relefan untuk pengadaan Gedung itu saja,” katanya.

Selain itu belum lagi pengerjaan Rabat Beton didusun baluhut sebesar Rp.289.998.000, pengerasan Rabat Beton didusun Dolok Mariah Rp.150.430.000.

Padahal kata warga, dana BLT Covid 19 yang saya tau tidak ada didesa ini, belum lagi dana untuk Karang Taruna entah kemana. Diketuhi warga Anggaran DD tahun ini cukup besar, lebih kurang Rp.916.895.000.

warga berharap agar Instansi terkait bisa mengaudit penggunaan Anggaran DD Nagori Ujung Saribu Kecamatan Pematang Silima Huta Kabupaten Simalungun Tahun 2021, yang di Nakhodai W.P. Sipakkar.

Masih menurut warga bahwa pada tahun 2018 Pangulu W P.Sipakkar pernah dilaporkan terkait penyalah gunanan dana PAMSIMAS. Namun hingga saat ini kita tidak tau bagaimana prosesnya.

“Kami tidak tau berhentinya laporan itu dimana,dan kenapa” kesal warga.

Mendapat informasi tersebut, kru media mendatangi desa dimaksud untuk melihat langsung dan konfirmasi kepada pangulu W.P.Sipakkar. pada tanggal 24 desember 2021,namun saat kru media tiba disana pangulu tidak berada ditempat.

S0aat dihubungi lewat ponsel Pangulu mengatakan bahwa dirinya sedang berada di Medan dan mengatakan akan menghubungi kembali sepulang dari Medan.

Tak mau kehilangan informasi, kru media ini mendatangi lagi kantor desa tersebut pada hari selasa 28 desember 2021.

Lagi lagi Pangulu tidak ada ditempat. saat dihubungi lewat telefon seluler pangulu enggan untuk mengangkat telefon walau panggilan masuk.hingga berita ini sampai kemeja redaksi Pangulu belum bisa dikonfirmasi. Inc.no