Nurdin Amin : Diduga Ada “Jalan Tikus” Membuat Data PNS Amburadul

Medan-Intainew.com :

PENGAMAT masalah sosial DR HM Nurdin Amin Lc SH MA (foto) menyebutkan, kasus bobolnya data jumlah PNS di Indonesia yang kini diributkan sepertinya tak masuk akal.

Pasalnya, dengan sistem teknologi yang demikian canggih saat ini, diduga ada semacan “permainan” antar oknum di lembaga masing masing sehingga itu terjadi.

Menurut Pak Ustad Buya (sapaan akrabnya) siapapun dia, orang yang namanya tersebut menerima gaji PNS itu pasti diketahui oleh kantor induk tempatnya bekerja, katanya Kamis malam (27/05/2021).

Dia mengatakan itu terkait sistem pendataan PNS yang centang prenang, sehingga merugikan sistem keuangan negara. Gaji disalurkan, tetapi oknum ASN-nya sesungguhnya tak ada.

Disebutkan, nama-nama tersebut logikanya sudah terdaftar sebagai pegawai di instansi tertentu. Berbekal surat dari instansi setingkat kabupaten/kota, maka naiklah segala hal yang berkaitan Adm ke tingkat yang lebih tinggi untuk diperoses semestinya.

Pastinya jejak administrasinya itu diketahui, sehingga tidak mungkin ada kebocoran dan itu dimungkinkan sulit terjadi penyelewengan.

Main Mata

Namun demikian, bisa saja terjadi penyelewengan dan penggelapan atau penyalahgunaan, jika ada di titik titik administrasi tertentu yang “main mata”  dengan adm terkait dari bawah hingga jalur jalur yang dilalui Adm itu.

Hal itu bisa terjadi jika ada “jalur tikus”. Dalam kontek  ini biasanya kurang mendapat pengawasan, sehingga memudahkan “tikus tikus” melakukan gerakan korupsi dengan menggorogoti uang rakyat itu dengan “ilmu TST”, sebut Nurdin Amin.

Sementara itu berdasarkan keterangan dikutip dari Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja sama BKN Paryono mengatakan, saat ini jumlah itu sudah berkurang karena semakin banyak PNS yang ikut dalam Pendataan Ulang PNS (PUPNS).

Dari 97.000 data misterius itu, diperkirakan saat ini telah turun menjadi di bawah 10.000, kata Paryono kepada wartawan. Inc.R.02