Lontong Wak Atik, Sensasi Sarapan yang Melegendaris

Medan-Intainew.com:

BAGI ANDA yang hoby mecari sensasi dalam menikmati sarapan, tidak ada msalahnya mengunjungi lokasi  ini.

Tempatnya tidak begitu lebar dan bisa disebut biasa saja, tetapi pengunjungnya tidak pernah berhenti.

Terletak di ruas jalan lintas kawasan Medan Denai, tepatnya Jalan Panglima Denai, Kelurahan Denai Medan.

Setiap pagi lokasi tersebut selalu dikunjungi banyak orang. Mereka yang datang untuk membeli sarapan. Tidak saja warga sekitar yang menyerbu, tetapi juga orang dari daerah lain, terutama bagi mereka yang kebetulan melintas atau sedang berada di wilayah itu.

Lontong Wak Atik. Itulah orang menyebutnya, letaknya persis di depan Gang Pusaka Panglima Denai. Buka mulai sekira pukul 06.00 WIB dan biasanya ludes sebelum jam 10.00 WIB.

Wak Atik menjual sarapan pagi selain lontong sayur juga nasi sayur. Ada juga nasi gurih, nasi soto dan makanan pendamping lain seperti bakwan, sate dan lupis.

Wak Atik buka setiap hari, kecuali Senin yang digunakanya untuk istirahat. Dengan dibantu anaknya setiap hari dia mengolah sendiri makanan yang dijualnya tersebut.

Kata para pelanggannya selain enak, harganya juga terjangkau yaitu cuma Rp8.000/porsi sudah pakai telur baik lontong maupun nasi, kecuali soto ayam dibandrol Rp12.000/porsi dijamin kenyang.

Lontong Legendaris

Warga sekitar menyebut lontong Wak Atik sebagai legendaris yang turun temurun, sebab di lokasi tersebut memang tempatnya jualan lontong sejak puluhan tahun silam.

“Sebelum saya berjualan, jauh sejak puluhan tahun lalu mamak kami yang jualan lontong,” kata janda dari puluhan cucu boru Damanik tersebut.

Menurut Wak Atik, dari dulu orangtuanya selain tukang masak di pesta pesta keluarga memang tukang lontong, ketika itu dikenal dengan Lontonh Nek Maryam. Tempatnya sama di sini juga, sebutnya.

Selain melayani penjualan secara langsung seperti sekarang ini, mereka juga sempat melayani lewat online ojek. Tetapi sistem itu sudah mereka tutup, alasanya tidak sanggup melayani karena yang beli langsung datang juga sudah keteter, tambah salah seorang anak perempuan Wak Atik yang ikut membantu berjualan.* Karyadi Bakat