Koalisi Bela Islam Minta Copot Dirut RSUD Djasamen Saragih

Siantar-IntaiNew.com : Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Bela Islam melalukan aksi, di Lapangan H Adam Malik, Senin (05/10/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

Massa aksi dari berbagai kalangan dari ustad, santri pesantren hingga masyarakat Kota Pematangsiantar berbaur, berduyun-duyun ikut dalam aksi Koalisi Bela Islam.

Massa Aksi dengan tegas meminta agar Plt Dirut dan Wadir RSUD Djasamen Saragih dicopot dan keempat pria yang memandikan jenazah wanita tersebut dapat diproses secara hukum yang berlaku di Republik Indonesia.

Permintaan massa aksi Koalisi Bela Islam tersebut langsung dibacakan oleh Ustad Sya’ban Siregar tepat di depan Walikota dan Kapolres Pematangsiantar.

Atas tuntutan dari massa aksi tersebut, Walikota Pematangsiantar Dr. Hefriansyah SE MM yang juga didampingi oleh Kepala BKD Pematangsiantar Siddik, Kepala Inspektorat Junaidi memastikan mencopot dr Ronal Saragih dari jabatannya.

“Saya sebagai Walikota Pematangsiantar yang kebetulan, baru pulang dari luar kota sudah mendapat informasi ini, sebelum kita membahas masalah penistaan kita juga harus tau hak asasi manusia ( Ham ) dan Etika Dimana seorang yang berlawanan jenis kalamin memandikan mayit,” kata Walikota.

Apa lagi, Lanjut Walikota, seorang ibu ibu yg Soleha yg sehari harinya mengajar ngaji, wajar suaminya ada Reaksi seperti ini,” saya juga menindak tegas mencopot sementara untuk di proses sesuai Hukum yang ada di negara Republik indonesia ketepatan Direktur RS Djasamen Saragih adalah Sebagai PLT,” tegas Walikota.

Disela itu,Walikota juga menyampaikan meminta maaf kepada seluruh warga pematang Siantar dan Kepada keluarga besar Fauzi munte.

Sementara, Kapolres Kota Pematangsiantar AKBP Boy Siregar juga menegaskan proses hukum akan tetap berlanjut, karena permasalahan ini telah menjadi atensi oleh Kapolda Sumatera Utara, dan telah dilakukan olah TKP.

Setalah mendapat respon dari Walikota dan Kapolresta Siantar, massa doa bersama dengan tertip massa membubarkan diri.Inc-Uc.