Khutbah Jumat : Melindungi Keluarga dari Ajab Neraka

Medan-

Nabi Muhammad Rasulullah Saw dalam satu riwayatnya berpesan, tiada harta yang paling penting dan berharga, selain ilmu agama kepada keluarga ditinggalkan setelah mari.

Dari pesan Rasulullah tersebut penting bagi kita untuk senantiasa ingat, bahwa salah satu yang paling penting dalam hidup di dunia adalah ilmu agama sebagai penuntun, untuk menghindari siksaan di akhirat, sesuai tercantum dalam ayat Al-Qur’an.

Demikian salah satu uraian dari Khutbah Jumat yang disampaikan Al Ustad M Ridwan Harahap MPd, pada Salat Jumat (10/09/2021) di Masjid Raya Miftahul Iman Jalan Panglima Denai Medan.

Dalam khutbahnya ustad menyampaikan, menjaga keluarga merupakan kewajiban bagi semua orang tua, agar kita bersama anak-anak, istri maupun orang orang yang kita sayangi memilki iman yang kuat dalam kehidupan.

Islam mengajarkan kita untuk menjadi umat yang mampu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah, sebab itu mari untuk senantiasa tawakal. Rasa syukur bisa diungkapkan melalui melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-nya.

Oleh sebab itu keluarga merupakan bagian yang paling penting dalam mewujudkan bentuk kesyukuran, dengan menanamkan ilmu agama, karena itu merupakan tanggungjawab dunia akhirat.

Memang tidak mudah, tetapi itu suatu keharusan agar anak anak kita tidak terjerumus kepada tindakan yang dilarang Allah, sebut Ustad.

Bukan Hewan

Kita bukan hewan, layaknya lembu kalau sudah diikat dan diberi makan tidak keliaran, tetapi manusia adalah makhluk sosial yang setiap saat bisa mengalami perubahan karena memiliki akan yang diberikan Allah.

Oleh sebab itu, untuk mengendalikan agar seorang manusia tidak terjerumus kepada tindakan yang dilarang Allah, harus ada tuntunannya yaitu ilmu agama, sebagai bagian penting dalam hidup di dunia sebagai bekal kelak di akhirat.

Menurut Ustad Ridwan, ilmu agama harus ditanamkan kepada anak anak kita. Ini tidak bisa ditawar lagi sebagai bekal sekaligus benteng agar mereka menjadi insan yang kuat dalam menjunjung keislamannya dan merupakan tanggungjawab orang tua sebagaimana dianjurkan Agama Islam.

Dalam memberikan pengajaran ilmu agama, mari memasukkan anak anak kita ke lembaga pendidikan Islam seperti pesantren atau sejenisnya. Tidak salah memasukkan anak ke sekolah umum, tetapi pembekalan terhadap ilmu agamanya harus dipenuhi.

Salah satu pengajaran ilmu agama yang bisa diambil yaitu melalui majelis taklim. Sering mengikutkan anak anak pengajian di masjid atau wadah wadah Islam seperti remaja masjid atau lainnya, sesuai kebutuhan di bidang keagamaan, sebut Ustad Ridwan. Karyadi Bakat