Kejari Labuhanbatu Geledah Kantor Kades Halimbe

Tim Kejari Labuhanbatu saat keluar dari Kantor Kepala Desa Halimbe Kecamatan Aek Natas mengamankan sejumlah Dokumen.foto/ist.

Labura-Intainews.com : Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Batu,Rantauprapat, melakukan pengeledahan di Kantor Kepala Desa Perkebunan Halimbe, Kecamatan, Aek Natas, Labura, Rabu (29/7/2020) sekira Pukul, 12.00.Wib.

Dalam penggeledahan tersebut, Tim Kejari Labuhanbatu mengamankan sejumlah Dokumen, terkait penyidikan dugaan korupsi pengunaan Dana Desa (DD) Perkebunan Halimbe.

Impormasi , dihimpun Wartawan, dari warga sekitar, Tim Kejari datang sekira pukul 12.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB, Tim meninggalkan Kantor kepala desa tersebut.

“Mereka datang sekira Pukul. 12.00 WIB, 2 jam kemudian mereka pulang dengan rombongan 4 sampai 5 mobil bang,”ucap Lamhot Siahaan kepada intainews.com.

Sebelumnya, pada Rabu (22/7/2020) lalu, usai acara Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60, Kajari Labuhanbatu, Kumaedi SH, Didampingi Kasi Pidsus M Husairi SH, Kasi Intelijen Sahron Hasibuan SH, Kasi Pidum Bani Immanuel Ginting SH, Kasi Datun, Yunitri Citania Sagala SH, Kasubbagbin Rawatan Manik SH serta Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Naharuddin Rambe SH, mengelar Konferensi pers menyampaikan penyidikan dugaan korupsi penggunaan Dana Desa di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Kejari Labuhanbatu Rantauprapat, menaikkan status 2 kasus dugaan korupsi Dana Desa di Labura ke tahap penyidikan. Total kerugian negara dari 2 kasus itu mencapai Rp1,4 miliar.

Kajari Labuhan Batu, Rantauprapat, menyebut,kan, potensi kerugian negara atas dugaan korupsi Dana Desa(DD) di Desa Perkebunan Halimbe, Kecamatan, Aek Natas, mencapai Rp500 juta. Sedangkan kerugian di Desa Bulungihit sampai Rp900 juta.Inc-Mjs.