Kasus Penghinaan Terulang Kambali, Lilik Als Debol di Polisikan

Labura-Intainew.com :

LILIK als DEBOL (50) warga Dusun Huta Godang Desa Pulodogom, Kecamatan Kualuhhulu, Labuhanbatu Utara (Labura) dilaporkan ke Polsek Kualuh Hulu, atas dugaan Tindak Pidana Penghinaan terhadap seorang oknum wartawan media one line Aek Kanopan.

Laporan dengan nomor polisi : LP/130/RES 1.06/III/2020/SU/RES.LBH/SEK KL.HULU. pada, Kamis ( 25/03/2021) atas nama pelapor Muhammad Jono Sitorus warga Dusun Vll Desa Perk. Londut Kecamatan, Kualuh Hulu, Labura.

Korban minta keadilan kepada penegak hukum meminta segera menangkap Lilik als Debol, karena penghinaan dilakukan Lilik, bukan kali ini saja. Pada tahun 2016 Lilik juga telah menghina korban (M.Sitorus-red), itupun sudah dilaporkan, namun waktu dilaporkan Lilik als Debol melarikan diri.

Kasus laporan tersebut terpendam, karena Debol tidak nampak batanghidungnya, mungkin sudah merasa dapat angin dan merasa tidak ada tindakan hukum, penyakit Lilik yang doyan menghina kambuh lagi, kembali menghina dengan kata kata kotor kepada korban.

Menurut Koban (MJ. Sitorus-red) kronologinya, saat pulang menuju rumah kediamannya dari Kota Aekkanopan sekira pukul 00.10.Wib Kamis malam 25/03/2021 lalu, pada saat itu masih hujan gerimis singgah di salah satu warung simpang tiga Tapian Nauli Desa Pulodogom, memesan Indomie rebus kepada pemilik warung marga Siahaan.

Tiba tiba, pihak terlapor (Lilik) alias (Debol-red) muncul dari kumpulan Judi kopiok dilokasi warung tersebut, menghardik pihak korban (MJ.Sitorus-red) dan melontarkan kata kata yang tidak senonoh didepan umum terhadap korban.

” Debol sepontan berkata, Apa kau kont*l kibus kau, kau laporkan Judi kopiok ini kont*l, ayok kita maen kont*l (menunjukkan gestur tubuh untuk mengajak berduel) .” terang korban.

Atas kejadian itu, pihak korban meminta keadilan kepada penegak hukum agar segera menindak lanjuti laporan tersebut.

Rupanya Debol ini diduga ada niat tidak baik terhadap korban, 4 tahun silam Bedol dan korban juga pernah berselisih paham dengan kasus yang sama melontarkan kata kata yang tidak menyenangkan.

“Pada tahun 2016 yang silam dia juga sudah pernah saya laporkan atas kasus penghinaa” kata M Sitorus.

Namun, saat dipanggil pihak kepolisian kala itu yang bersangkutan kabur menghilang, sehingga kasus tersebut mengambang hilang ditelan bumi, “kata MJ. Sitorus.

Untuk itu, pihak korban meminta dengan tegas pihak penegak hukum dapat memperoses kasus ini,agar kedepan pihak pelaku tidak semena mena melakukan tindakan yang sama.Inc. Tim