Kapoldasu Pimpin Konferensi Pers, Ungkap Kasus Pembunuhan Wartawan

Siantar-Intainew.com :

KAPOLDA Sumut Irjen Pol R.Z Panca Putra Simanjuntak, MSi Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Pembunuhan Marsal Harahap Alias Marsal Wartawan Media Online LasserNewstoday, didepan Ruang Sat Narkoba Polres Pematangsiantar, Kamis (22/06/2021).

Kagiatan konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI HASANUDDIN, Dandenpom Kodam I/BB, Dir Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Pol Donal Simanjuntak Sik, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, S.I.K, Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar S.I.K, PJU dan Personil Polres Pematangsiantar.

Kapolda Sumut Irjen Pol R.Z Panca Putra Simanjuntak, Msi Memaparkan Hasil Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pembunuhan Marsal Harahap yang terjadi pada hari Jumat tanggal 18 Juni 2021 sekira pukul 23.30 WIB Sesuai Laporan Polisi Nomor : Lp/ B/ 391/ Vw 20217 Spkt/ Polres Simalungun/ Polda Sumatera Utara Tanggal 19 Juni 2021 (TKP) Di Jalan Umum Huta VII Desa/Nagori Karang anyer Kecamatan Gunung maligas Kabupaten Simalungun.

Setelah adanya laporan dari masyarakat adanya peristiwa penembakan terhadap korban Mara Salem Harahap alias Marsal, Personil Sat Reskrim Polres Simalungun langsung turun ke TKP dan melakukan olah TKP.

Selanjutnya Tim Sat Reskrim melakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi sebanyak (57 orang) serta Pengumpulan barangbukti, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap YFP ianya pun mengakui perbuatannya bersama dengan A.

Berdasarkan pengakuan tersangka YFP yang melakukan penembakan terhadap korban Mara Salem Harahap adalah A dari atas sepeda motor Honda Vario BK 6976 WAJ warna hitam a.n. Khairun Nisah Nasution yang dikendarai tersangka YFP.

Lebh Lanjut, Panca mengungkapkan, kasus penembakan terhadap Marasalem Harahap karena para tersangka merasa sakit hati terhadap korban kerena minta jatah uang sebesar 12 juta per bulannya di Diskotik Ferrari. Sehingga, muncul niatan untuk menghabisi nyawa jurnalis itu menggunakan senjata api.

“Untuk senjata api yang digunakan buatan pabrikan Amerika bukan berasal dari institusi TNI dan diduga berasal dari perdagangan ilegal,” terangnya.

Untuk menghilangkan barang bukti, pelaku mengubur senjata api di Pemakaman Ayah Tersangka YFP di Lorong 20 Gang Tenang Kelurahan Naga Pita Kecamatan Siantar Martoba.

Kapolda menyampaikan Kasus Pembunuhan korban Mara Salem Harahap, menetapkan 2 Dua Tersangka yaitu YFP, Umur 31 tahun, Jenis kelamin laki – laki, Agama Kristen, Pekerjaan wiraswasta Kelurahan Tanjung Tonga Kecamtan Siantar Martoba Kota Pematang siantarsawah.

Tersangka B.S. umur 57 tahun, laki laki, Agama Budha, wiraswata, alamat di Jalan Seram B Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar.

Dengan barang bukti 1 (satu) unit Mobil Datsun GO 1 (satu) bilah parang 1 (satu) pasang sepatu 1 (satu) potong kemeja warna biru 1 (satu) potong celana panjang 1 (satu) buah tali pinggang 1 (satu) pucuk senjata api pistol jenis colt pabrikan united state property mode M1911A1 US ARMI No. seri N22250162 1295 IL 4 (satu) buah tabung peredam suara dan cahaya m. 1 (satu) buah magazine n. 6 (enam) butir amunisi cal 9 mm aktif o. 1 (satu) buah mantel hujan plastik p. 1 (satu) unit sp. Motor merk Honda Vario BK 6976 WAJ warna hitam a.n. Khairun Nasution.

Terhadap kedua tersangka dijerat dengan pasal yang dipersangkakan Pasal 340 subs pasal 338 Jo. Pasal 55, 56 KUH. Pidana. Inc.Tim.