Hendak Menggaji Pekerja, Rumah Pengusaha Jeruk Disantroni Maling

Simalungun-Intainew.com : Hendak membayar upah pekerja, rumah milik Lismawanti Maurita Purba, yang merupakan warga Kampung Baru, Kelurahan Tigarunggu, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, dibobol maling.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengaku kehilangan belasan juta uang yang diletakannya didalam dompet, serta Hp didalam rumahnya.

Kapolsek Purba, Iptu Marolop Sinaga ketika dikonfirmasi menuturkan, bahwa setelah rumah korban dibobol maling, korban langsung menghubungi pihak Kepolisian Resor Simalungun dengan menggunakan Aplikasi Horas Paten, pada Minggu (15/11/2020).

“Laporan korban sudah kita terima dengan Laporan Polisi No: LP/14 / XI / 2020 /Simal-Sek S.Purba tgl  15 November 2020,”terang Iptu Marolop, Senin (16/11/2020).

Marolop juga mengatakan, bahwa peristiwa yang menimpa korban terjadi pukul 07.00 Wib, yang mana korban pada saat itu hendak membayar upah pekerjanya di ladang.

“Namun ketika korban hendak mengambil dompetnya yang berada ditempat tidur, korban terkejut, karena dompet berwarna hitam merah yang diletakan didalam tempat tidur sudah tidak ada lagi. Padahal saat mau tidur dompet diletakkan diatas tempat tidur didalam kamar,” ucapnya.

Lanjutnya, dan didalam dompet itu, ada sejumlah uang sebesar Rp 11.200. yang mana uang itu merupakan hasil dari penjualan jeruk milik korban.

Tidak sampai disitu saja, bahkan korban sempat menanyakan keberadaan dompetnya kepada kedua anaknya, hanya saja kedua anaknya tidak mengetahuinya.

Sadar rumahnya telah dimasukin maling, Lismawanti (KorbanlKorban) memeriksa seluruh barang yang ada di dalam rumah guna mengetahui barang- barang lain yang hilang.

“Disaat bersamaan, kedua orang putrinya mengatakan kepada korban, bahwa mereka juga telah kehilangan satu unit handphone merek Samsung J5 Pro warna hitam dan uang sebesar Rp 1.600. belakangan diketahui bahwa Hp milik korban merk Vivo 1807 warna hitam juga telah hilang,” tukasnya.

Menurutnya, pelaku diduga masuk kedalam rumah melalui pintu depan dengan cara memasukkan tangan melalui jendela dekat pintu dan mengambil kunci yang sedang tergantung di dalam pintu rumah.

“Dalam peristiwa ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta. Begitu pun kami dari pihak kepolisian hingga sekarang masih melakukan penyelidikan terhadap para pelaku,” akhirnya. (Res)