Harga Jagung Indonesia Lebih Mahal Dibanding di AS

Salah satu kios tempat pedagang makanan ternak di kawasan Tembung Deliserdang. (Foto/Karyadi Bakat)

Medan-Intainew.com :

HARGA JAGUNG yang dijual dibeberapa pasar tradisional di Kota Medan masih tinggi, akibatnya harga pakan ternak pun ikut melonjak.

Berdasarkan pantauan dibeberapa kios tempat penjualan pakan ternak di Medan diperoleh informasi, melonjaknya harga sudah sejak hampir empat bulan lalu.

Para pedagang secara pasti tidak tahu soal melonjaknya harga, tetapi yang jelas harga pengambilan dari distributor mengalami kenaikan.

Bahkan mereka mengaku biasa selalu diantar oleh petani langsung ke kios, dalam beberapa bulan terakhir tidak lagi.

Ternyata para petani sudah tahu harga naik sehingga dijual kepada pedagang pengumpul dengan harga jauh lebih mahal.

Seorang pedagang pakan ternak di Tembung Kabupaten Deliserdang mengatakan, baru kali ini selama dia berjualan harga jagung demikian mahal

‘Sudah hampir sepuluh tahun aku berjualan pakan ternak, baru tahun ini harga jagung hampir menyamai beras,’ katanya dengan logat batak yang kental.

Lebih Mahal dari AS

Tambahnya lagi, menurut para distributor pakan ternak yang biasa memasok ke kiosnya, harga jagung melonjak karena Indonesia menyetop impor.

Selama ini harga jagung bisa stabil karena disokomg produk impor, karena hasil panen dalam negeri tidak bisa memenuhi jumlah permintaan pasar

Sementaraitu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) menyatakan perlu dirumuskan mekanisme pengelolaan stok jagung di Indonesia, untuk mengendalikan fluktuasi harga jagung.

Pasalnya, stok jagung yang masih bergantung pada musim, membuat harga di pasaran Indonesia lebih mahal dibanding dengan di pasaran Amerika Serikat (AS).

Harga jagung bulat di pasaran Medan saat ini rata rata sentuh Rp7.500/Kg, dari sebelumnya Rp5.500, jagung giling Rp8000/Kg dan meniran jagung sempat menyentuh Rp8.500/Kg.

Menurut Asisten Deputi (Asdep) Pangan Kemenko Perekonomian, Muhammad Saifulloh, penyebab mahalnya harga jagung di Indonesia karena penanaman jagung tergantung musim, yaitu penanaman terbesar adalah ketika musim hujan.

Selain itu, rantai pasar jagung juga masih panjang, dan harga pasar lebih banyak ditentukan oleh peran pedagang pengumpil. Karyadi Bakat