Fungsionaris PDIP Brilian Mokhtar dan Rotary Club Gelar Perobatan Gratis

*Birlian Mokhtar (baret merah) foto bersama dengan Rotary Clup Medan dan Tim Medis *

Medan-Intainew.com : Salah satu tokoh masyarakat Medan, Berilian Mokhtar bekerjasama dengan Rotary Club Medan Deli menggelar pengobatan gratis kepada masyarakat yang terdampak banjir di bantaran sungai mati kampung Aur.

Sedikitnya 8 dokter yang diturunkan dalam memberikan pelayanan kepada hampir 200 warga yang berobat di poskonya jalan Brigjen Katamso Simpang Waspada Medan, Senin (7/12) siang.

*Berilian Mokhtar saat diwawancarai wartawan intainew.com, Jhonny Syahputera, SS.*

Saat ditemui awak media intainew.com di lokasi posko, Berilian Mokhtar menyampaikan sejak kejadian banjir yang melanda rumah warga di sekitar bantaran sungai mati sudah memberikan bantuan obat-obatan.

“Kami sudah turun ke lokasi banjir pada awal kejadian dan memberikan sembako seperti beras dan lain-lain, tapi sehari setelah itu banyak warga meminta obat demam, pilek dan batuk-batuk,” ujar Berilian Mokhtar yang merupakan fungsionaris partai PDIP.

Ditambahkannya,” Kami juga memberikan obat seperti minyak kayu putih, panadol dan lain-lain. Karena kalo dikasi obat resep khawatir tidak tau cara mengkonsumsi obatnya,” kata Berilian.

*Berilian Mokhtar fungsionaris partai PDIP*

Melihat kondisi banjir yang masih berlanjut dan kesehatan masyarakat menurun, Berilian Mokhtar bekerjasama dengan Rotary Club Medan Deli dan Rumah Sakit Siloam Medan.

Hal ini guna menjaga kesehatan warga yang terdampak banjir agar mendapat pelayanan lebih banyak untuk dibantu.

Sejumlah 8 dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap keluhan warga yang datang ke posko.

“Syukur alhamdulillah, hari ini hampir 200 warga yang terdampak banjir mendapatkan pelayanan dari dokter. Serta mendapatkan obat-obatan dan vitamin untuk ketahanan tubuh para warga,” jelasnya.

Berdasarkan laporan dokter yang menangani keluhan warga, Berilian Mokhtar menerangkan tidak ada penyakit serius yang dialami warga.

“Dalam pemeriksaan dokter tidak ada ditemukan penyakit yang serius sehingga tidak memerlukan penanganan lanjutan,” tutupnya. Inc-01 .(Alamsyah/Jos)