Dugaan Proyek Fiktif, Inspektorat Akan Croscek LHP Desa Bangun Rejo

Proyek pengerasan jalan Desa Bangun Rejo belum selesai dikerjakan. foto/Mjs.

Labura-Intainew.com : Plt. Kepala Dinas Inspektorat Labura, Nur Rahman, berjanji akan memberi hasil audit lapangan menyangkut dugaan proyek fiktif di Desa Bangun Rejo Kecamatan, NA IX-X Aek Kota Batu, Labura, pekan lalu.

Kantor Inspektorat Labuhanbatu Utara
Kantor Inspektorat Labuhanbatu Utara

Nur Rahman yang juga Pejabat Asisten 1 Pemkab Labuhanbatu Utara ketika di konfirmasi, mengatakan pihaknya akan memberi jawaban hasil audit, tiga hari kedepan setalah hasil audit lapangan.

“Saya berjanji Dau atau tiga hari ini kedepan untuk Croscek LHP nya dengan petugas lapangan, baru saya kabari nanti sesuai dengan hasil LHP tersebut.,” janjinya kepada Intainews.com.

Namun sejauh ini, hasil audit belum diketahui pasti, artinya tenggang waktu yang di janjikan Nur Rahman lenyap ditelan waktu.

Sebelumnya, Sekjen Inspektorat, Labura, Adlan Gani Harahap meminta waktu tentang LHP dugaan Proyek Fiktif Dana Desa Bangun Rejo Anggaran TA 2019 itu, kepada Intainews.com, selama dua bulan terhitung sejak Pemeriksaan Proyek DD tersebut, pada April 2020 lalu.

Kantor Kepala Desa Bangun Rejo Kecamatan NA IX-X Aek Kota Batu, Labura
Kantor Kepala Desa Bangun Rejo Kecamatan NA IX-X Aek Kota Batu, Labura

Dengan alasan banyaknya Desa yang harus diperiksa, ada Delapan puluhan Kepala Desa di Labura, kalau kita Periksa keseluruhan justru dalam kurun waktu dua bulan waktunya untuk menyelesaikan Laporan Hasil Pemeriksaan tersebut.

Kasi Keuangan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Labura, M.Sianipar dikonfirmasi diruang kerjanya sebelumnya menjelaskan terkait adanya pengembalian uang dugaan Fiktif tentang Proyek Dana Desa Bangun Rejo pada Desember 2019 lalu,” sesuai Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Realisasi yang kami terima sejumlah Rp.41.490.275.(Empat puluh satu juta, Empat ratus sembilan puluh, duaratus tujuh puluh lima rupiah) adalah Dana Alokasi Dana Desa,(ADD) yang dikembalikan Kades Bangun Rejo,” Ujarnya.

Dikatakannya, Jumlah Dana Desa (DD) Yang diterma Desa Bangun Rejo tahun Anggaran 2019 senilai Rp. 890.365.000. sementara, dana yang dibelanjakan Kades Dana Desa(DD) tersebut untuk tahun 2019 itu, Dananya habis. Ucapnya.

Sementara, pengakuan Kades Bangun Rejo Emka Nurispo Pasaribu diruang kerjanya saat dikonfirmasi wartawan intainew.com, yang lalu, Pagu Proyek Pengersan Dana Desa nya itu, senilai Rp: 143.839.000. (Seratus Empat puluh tiga juta, delapan ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah).

Batu sertu yang harus disiapkan kebadan jalan tersebut sebanyak 100. Dump truck, sementara, pengakuan Kades Batu Vitrun yang sudah dimasukkan keproyek itu, Antara, 5 ataau 6 Dump Truck lah itu kira kira, ucap Kades reka reka.

Menurutnya, dia telah mengembalikan Uang Sisa Lebih penggunaan Anggaran (SILPA) pada bulan April 2019 yang lalu akuinya kepada wartawan saat itu diruang kerjanya.

Emka seprtinya mengelak dengan mengarahkan intainew.com mejumpai Dinas PMD dan Dinas Inspektorat Labura,”mereka sudah memahami tentang permasalahan proyek DD tersebut. Ucap Kades Bangun Rejo mengakhiri.Inc-Mjs.