Dugaan Proyek Fiktif di Bangun Rejo, Selangkah Lagi ke Ranah Hukum

Kantor Inspektorat Labuhanbatu Utara.foto/ist.

Labura-Intainew.com : Hasil Laporan Pemeriksaan (HLP) dari Tim Audit lapangan Inspektorat tentang dugaan proyek fiktif pengerasan jalan di Desa Bangun Rejo Kecamatan Na IX-X Labuhanbatu Utara, selangkah lagi kerana hukum.

Menurut Kadis Inspektorat Labuhanbatu Utara, Nur Rahman,hasil audit di lapangan akan diserahkan kepada Kepala Desa Bangun Rejo, setelah laporan itu sampai kepada yang bersangkutan, kita pantau selama dua bulan kedepan perkembangannya.

“Biarkan saja oknum Kades itu, mau bilang apa sekarang ini, bila juga tidak ada respon baru kita lanjutkan keranah hukum,”ujar Rahman, Selasa (4/8/2020).

Saat didesak apa saja temuan Tim audit lapangan dan Hasil Laporan Pemeriksaan (HLP), terkait dugaan pekerjaan pengerasan jalan di Desa Bangun Rejo, Rahman mengelak dengan alasan belum bisa dipublikasikan.

“Kami belum bisa memberitahukan langsung hasil LHP, apa lagi untuk di publikasikan kepada wartawan, sebab hasil LHP tersebut itu langsung kita beritahukan kepada oknum Kades yang bersangkutan,” kata Rahman.

Ketika ditanya intainew.com apa tindakan yang dilakukan pihaknya atas temuan kasus Proyek fiktif tersebut, Raman mengatakan, sudah diserahkan kepada orang lapangan.

“Sudah kita serahkan kepada orang lapangan prosesnya, jadi tinggal menunggu hasilnya nanti, itu sekarang sedang digodok, kalau sudah celear, nanti kita beritahukan lagi,” tandasnya.

Informasi yang diterima dari sumber AL Munte bahwa Oknum Kades Bangun Rejo MK, telah di panggil Kanit Tipikor Polres Labuhanbatu,” saya juga sudah diminta keterangan,” ujar AL.

Untuk mengetahui kebenarannya, Intainew.com, langsung mengkonfirmasi Kanit Tipikor, Ipda Sofyan, Selasa (4/8/2020) tepatnya pukul 16 : 30 wib melalui WhatsApp.

Ipda Sofyan menjawab,” buat saja laporan secara tertulis, tidak mesti ketemu sama saya,” ujarnya dari seberang telpon.Inc-MJS.