Dugaan Korupsi DD Anggaran 2017 Desa Perkebunan Milano Menguap

Labura-Intainew.com :

PEMASANGAN LAMPU Jalan tenaga Surya di Desa Perkebunan Milano Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Tahun anggaran 2017, diduga di Mark Up.

Kutua LSM LPPAS-RI Labura Ewin Sipahutar, Jumat (6/8/2021) meminta penegak hukum untuk mengusut pemasangan di dua belas titik pemasangan lampu tenaga surya tersebut.

Menurut Ewin Sipahutar, Tindakan korupsi merupakan tindakan yang sangat merugikan negara. Korupsi mengakibatkan melambatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Korupsi juga lanjut Erwin, bisa meningkatnya kemiskinan, pelaku memberi contoh yang tidak baik kepada generasi mendatang, bahkan korupsi juga dapat merusak kehidupan sosial, ujarnya.

Erwin memaparkan kepada Wartawan, mulanya dugaan korupsi pemasangan lanpu tenaga surya di Desa Perkebunan Milano menguap, ada laporan masyarakat pada 2017 lalu, lalu LPPAS-RI membentuk Tim untuk mengetahui kebenarannya.

” Pada waktu itu, Desa Perkebunan Milano di jabat oleh Pj yang merupakan ASN di kantor Camat Marbau, di tidak lain adalah Swl,” kata Erwin.

Setelah diselusuri lanjut Erwin, dugaan semakin mendekati. Satu unit lampu jalan tenaga surya di Desa itu dianggarkan Rp 30 juta lebih, sungguh tidak wajar.

“Apa masuk akal satu unit lampu diharai 30 juta, di kali 12 unit lampu yang terpasang harganya sungguh pantastis,” kata Erwin.

Untuk itu sekali lagi kami sebagai lembaga swadaya masyarakat meminta penegak hukum untuk mengusut dugaan Mark Up pemasangan lampu tenaga surya tersebut, ” tegas Erwin yang diaminkan Tim investigasi.

Informasi yang diterima Wartawan Intainew.com, saat ini Swl mendapat kepercayaan dihunjuk kembali oleh Pemkab Labura menjadi PJ di Desa Beluhingit Kecamatan Marbau.

Mantan PJ Kepala Desa Perkebunan Milano, Swl saat di konfirmasi watawan intainew.com melalui telon celuller 08136896xxxx via WhatsAp nya, hingga berita ini sampai kemeja redaksi, belum mendapat jawaban. Inc.Mjs