DPRD Sumut Sosialisasi Perda Pengelolaan Aliran Sungai Terpadu

Labura-Intainews.com :

PELAKSANAAN Sosialisasi Perda No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Aliran Sungai Terpadu Provinsi Sumatera Utara di laksanakan di Aula Grand Hotel, Kelurahan Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Hulu, Labura. Sabtu, (27/03/2021).

Dalam sesion awal acara Narasumber Edi Susanto Ritonga, ST selaku Wakil Ketua Komisi D fraksi Hanura DPRD Sumut dan Rismawati Simanjuntak, ST, M.Si, mensosialisasikan mengenai Pengelolaan Lingkungan hidup pada Perkebunan & Industri Kelapa Sawit berdasarkan PP No.22/2021 dan Perda Nomor : 1 Tahun 2014.

Menurut Rismawati, Belum banyak di ketahui oleh masyarakat, terutama tentang pengelolaan sungai serta pemeliharaannya mengingat ketika Debit air sungai sungai rebonding menjadi langganan banjir dan air limbah dari pabrik yang mencemari beberapa sungai yang ada Labura.

Terutama daerah bantaran sungai Perbatasan dengan Desa Aek bange Asahan dan Desa Pulo Dogom seperti Dusun Sikopi Kopi, Kelurahan Aek Kanopan Dusun Pulo Tarutung, Kelurahan Aek Kanopan Timur Dusun Sukarendah.

“Untuk itulah kami wajib mensosialisasikan Perda ini kepada masyarakat agar kita bersama-sama menjaga dan memelihara sungai kita,” ungkap Rismawati.

Pada kesempatan itu Rismawati Simanjuntak, dalam menyampaikan materi mengatakan, masyarakat khususnya Masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara harus tahu dan mengerti tentang isi Perda Nomor 1, mengingat ada beberapa sungai besar yang melintasi wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Saya bersama Bapak Edi Susanto Ritonga merasa terpanggil untuk mensosialisasikan Perda no 1 Tahun 2014 mengingat Kota Aek Kanopan adalah tempat tinggal saya,” kata Risma.

Rismawati juga berharap bisa membawa Aspirasi masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara khususnya tentang penanggulangan banjir yang setiap tahun terjadi di Labura yang kita cintai ini,” katanya.

Dalam sosialisai itu, Rismawati juga mengatakan, Jarak bangunan untuk sungai besar minimal 100 meter dari bibir sungai yang di Bronjong sedangkan untuk sungai kecil jarak ijin bangunan dari bibir sungai yang di Bronjong 50 meter.

“Ditepi sungai harus ditanami tanaman vegetasi (tanaman hijau yang dapat menahan abrasi)”, tambahnya.

Setelah Sesion tanya jawab acara di akhiri dengan kata sambutan ucapan terima kasih dari Bapak Edi Susanto Ritonga, ST kepada hadirin sehingga acara ini terlaksana dengan baik dan mematuhi Prokes serta makan siang dan foto bersama.

Acara Sosialisasi di hadiri oleh Anggota DPRD Sumut Wakil Ketua Komisi D dari Fraksi Hanura Edi Susanto Ritonga, ST, pengurus LSM PDAS Gelaga (Penyelamat Daerah Aliran Sungai) Kabupaten  Labuhanbatu Utara.

Juga turut hadir, Kapolsek Kualuh Hulu AKP Sahrial Sirait, SH, MH, Danramil 01/Ak, perwakilan dari perusahaan Perkebunan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, DPUPR Labura, dan beberapa Kepala Desa serta Masyarakat Kecamatan Kualuh Hulu Labura.Inc.ML