Bupati Tapsel Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami’ Al-Muttaqin

Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu, SH saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami’ Al-Muttaqin.foto/ist.

Tapsel-Intainew.com : Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Syahrul M Pasaribu, SH melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami’ Al-Muttaqin dan sekaligus menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H di Desa Situmba, Kecamatan Sipirok, Kamis (29/10).

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, SH dalam sambutannya mengatakan, kegiatan peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Jami’ Al-Muttaqin yang dirangkai dengan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, dimana Nabi Muhammad merupakan panutan dan suri tauladan bagi umat Islam.

“Dengan memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, kita dapat kembali menyimak segala aspek kehidupan Rasulullah yang sejak kecil penuh dengan keteladanan,” kata Syahrul.

Lebih lanjut Syahrul mengatakan, dirinya beberapa bulan akan mengakhiri masa jabatan sebagai Bupati Tapsel dua periode.

Didalam mekanisme kepemimpinan pasti ada masa datang dan ada masa pergi akan tetapi kalau terjadi sebuah regenerasi.

“Yang terpenting disitu ada kesinambungan dan kelanjutan sebuah program untuk menjadikan hari esok lebih baik daripada hari ini,”terangnya.

Apalagi beberapa bulan lagi kita akan ada mekanisme lima tahunan kepemimpinan daerah yaitu pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang di 9 Provinsi dan 261 Kabupaten/Kota di Indonesia serta 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara termasuk di Tapanuli Selatan.

“Mari kita ciptakan suasana yang kondusif dan mari terus kita jaga kekompakan dan kebersamaan agar pilkada nantinya dapat berlangsung dengan aman, damai dan sejuk,” ujar Syahrul.

Selain itu, Syahrul juga tidak lupa mengajak masyarakat, selalu mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, selalu mencuci tangan pakai sabun atau dengan hand sanitizer, selalu menjaga jarak (physical distancing) dan hindari kerumunan (social distancing).

“Alhamdulillah pembangunan masjid ini masih bisa kami bantu sebesar 25 juta, walaupun ditengah suasana yang sulit ini tapi kita masih patut bersyukur karena masih bisa membantu berbagai program-program pembangunan di Tapanuli Selatan,” katanya.

Sebelumnya Ketua Panitia Pembangunan Masjid Jami’ Al-Muttaqin Syahruddin Siregar, dalam laporannya menyampaikan, adapun ukuran bangunan masjid ini seluas 14m x 12m dengan biaya pembangunan sekitar 1,8 M.

“Sejauh ini biaya pembangunan masjid berasal dari swadaya masyarakat dan infaq. Diperkiraan selesai pembangunan masjid ini selama 18 bulan ke depan,”jelasnya.

Peletakan batu pertama Marjid Jami’ Al-Muttaqin diisi dengan tausyiah oleh Ustadz H. Hendri Harahap, sekaligus ditutup dengan doa.Inc-Lin