Bupati Sidak dan Test Urine di Dinas PUPR Labura, ASN dan TKS Kenak Sangsi

Labura-Intainew.com :

BUPATI Labura Hendrianto Sitorus, Inspeksi mendadak (sidak) dan test urine ASN dan TKS di Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Labuhanbatu Utara, Jumat (12/03/2021) ANS dan TKS positif narkoba disangsi disiplin dan putus kontrak.

Dalam sidak kali ini, Hendrianto merasa agak kecewa, apa yang diintruksikan tidak ditanggapi, pada hal sebelumnya Hendri sudah menghimbau kepada setiap PNS dan TKS sudah harus berada di tempat kerjanya tepat pada waktunya.

Test urine dilakukan kepada seluruh ASN dan TKS PU dan Perkim, hal tersebut dilaksanakan tanpa pemberitahuan terdahulu, agar mewujudkan Labura menjadi kabupaten yang bebas Narkoba.

Berdasarkan hasil temuan dari pengecekan absensi di Dinas PU Labura terdapat 2 TKS yang akan kena putus kontrak. 2 orang ASN kena sanksi disiplin, diantaranya Hermansyah Putra, Hendra Hardiansyah Siregar. Seluruh Pegawai Dinas PU bersih dari Narkoba.

Dinas Perkim Labura ditemui 3 TKS yang positif Narkoba berdasarkan hasil tes urine yang dilaksanakan secara dadakan. Untuk putus kontrak terdapat 2 orang TKS. Dan 4 orang ASN mendapat SP.

Adapun 4 orang ASN Perkim yang di SP, diantaranya Mhd. Edi Syahputra, Komi Karomi Sembiring, Esmianto Sembiring, Fajar Arafat.

Selain sidak ( inspeksi mendadak) test urine, Bupati juga pengecekan absen dan memeriksa KTP ASN dan TKS. Dalam pengecekan tersebut masih terdapat beberapa KTP ASN dan TKS yang belum berdomisili Labura

Sebagaimana himbauan sebelumnya, ASN maupun TSK yang mesih indititas kependudukannya masih di luar daerah, untuk segara berpindah menjadi penduduk Labura, dan Bupati meminta secepatnya untuk merubah menjadi KTP Labuhanbatu Utara.

“Kalau kalian sudah bekerja di Labura, kalian sudah harus menjadi penduduk Labura, jika tidak berkenan merubah domisili KTP Labura maka PNS dan TKS dipersilahkan untuk berpindah bekerja dari Labuhanbatu Utara,” tegas Hendriyanto Sitorus. Inc Mjs