BNNK Siantar Ringkus Residivis Pengedar Shabu, Barang Bukti 22 gram

Foto. Isimewa

Siantar-Intainew.com :

BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) Kota Pematangsiantar meringkus pengedar narkoba, SFS alias Darto (41), dengan barang bukti 22 gram shabu,Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Tersangka SFS diringkus ditempat kediamannya di Jalan Negeri Bosar, Kelurahan Nagahuta, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar, Selasa (14/9/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Tuangkus menerangkan awalnya personil BNN Kota Pemtangsiantar melaksanakan razia sekaligus pemeriksaan air seni atau test urine di Kos-kosan jalan Parapat KM 5 Kelurahan Simarimbun Kelurahan Simarimbun Kecamatan Siantar Marimbun Kota Pematangsiantar.

Dari hasil test urine terdapat penghuni kos -kosan itu positif mengandung Amtefamin atau Shabu. Diinterogasi penghuni kos-kosan itu mengaku beli Shabu dari Pelaku SFS. Mengetahui itu Kasi Berantas Kompol Pierson Kataren bersama anggota langsung melakukan penyamaran sebagai pembeli atau Undercover buy. Kemudian pelaku SFS berhasil diringkus di rumahnya di Jalan Negeri Bosar Kelurahan Nagahuta Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar.

Dari tangan SFS diamankan barang bukti 6 plastik kosong, 1 plastik klip sedang berisi Shabu berat kotor (bruto) 0,50 gram, 1 plastik klip besar sedang berisi 6 paket klip sedang Shabu bruto 6,45 gram, 1 plastik klip besar berisi 5 plastik klip sedang Shabu bruto 6,44 gram, 1 plastik klip besar berisi Shabu bruto 4,69 gram dan 1 plastik klik besar berisi 3 plastik klip sedang Shabu bruto 3,97 gram.

Selain Shabu juga diamankan, 1 buah dompet berisi KTP dan uang Rp 2 juta, 1 tas sandang kecil warna biru berisi 1 unit Hp Samsung warna putih, 1 unit HP Strawberry warna hitam, 1 unit HP Advance, 1 unit HP Xiomi Redme dan 1 unit HP Oppo, lalu 1 unit sepedamotor Honda Vario BK 6207 WAD serta 1 buah pisau.

“Dari Pelaku SFS ditemukan barang bukti Shabu bruto 22 gram. Hingga saat ini Pelaku SFS masih dikembangkan,” ujar Tuangkus

Dalam kesempatan itu, Kasi Berantas Kompol Pierson Katarean menambahkan Pelaku SFS sudah lama menjadi target BNN Kota Siantar bahkan juga data tentang Pelaku SFS sejauh ini sudah sampai ke pihak BNN Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Informasi itu juga berkat dari media juga ya. Jadi dari beberapa info, kita kembangkan. Penyelidikan pelaku SFS ini kita lakukan selama kurang lebih 2 minggu. Awalnya dari penghuni kost yang urinenya positif, kita tanya dan ternyata shabu didapatkan dari pelaku SFS kemudian kita lakukan Undercover buy,” tambahnya.

Pierson mengatakan adanya pengakuan itu pihaknya langsung melakukan pengembangan dan meringkus Pelaku SFS dirumahnya serta barang bukti Shabu ditemukan didalam kamar mandi.

Barang bukti 22 gram Shabu yang diamankan, jika di Rupiahkan mencapai Rp 16 juta, dan Pelaku SFS merupakan Residivis dengan kasus yang sama. Dimana pernah dua kali ditangkap pihak Satres Narkoba Polres Siantar dan saat ini pertama kali ditangkap BNN Kota Siantar.

“Ketiga kali nya ini lah Pelaku SFS  ditangkap. Kita masih lakukan pengembangan, “Pungkas Kompol Pierson Kataren. Inc.Red.01.