Banjir Bandang di Labura, Rendam Pemukiman Warga dan Jalinsum

Labura-Intainew.com

BANJIR BANDANG kembali melanda sejumlah kawasan di Kelurahan Bandar Durian, Kecamatan Aek Natas, Labuhanbatu Utara (Labura), Sedikitnya ratusan rumah penduduk terkena dampak banjir, Senin (01/11/2021).

Banjir yang datang dari hulu sungai secara tiba-tiba mengakibatkan warga yang bermukim di dekat sungai Bandar Durian tidak dapat menyelamatkan harta bendanya, dikarenakan luapan debit air yang begitu deras sehingga merendam rumah warga, ternak, kenderaan, mobil dan perkebunan.

Selain itu, banjir juga mengakibatkan fasilitas umum dan jalan lintas Sumatera (jalinsum) terendam. Dampaknya, arus lalu lintas sempat macet hingga mencapai 20 km, kemacetan terparah terjadi di ruas jalan mulai dari Aek Pamingke hingga Desa Kampung Yaman dan sebaliknya Kelurahan Bandar Durian hingga Desa Terang Bulan.

Menurut salah seorang warga Iwan Sagala (32) warga Aek Natas menjelaskan “Banjir terjadi sejak Minggu malam dan puncaknya sekira pukul 24.00 WIB, datang tiba-tiba dan sangat deras sehingga kami tidak sempat menyelamatkan harta benda berupa sepeda motor,”ucapnya.

Sejak malam hingga pagi harinya masih terlihat petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) (Labura) dan di bantu warga setempat membantu proses evakuasi warga. Sementara petugas Kepolisian bersama dengan TNI turun ke lokasi banjir guna membantu mengurangi kemacetan arus lalu lintas.

Untuk diketahui, Bandar Durian sudah sering menjadi langganan banjir. Hampir setiap tahun, kawasan tersebut terkena dampak banjir akibat luapan air sungai dan diduga hutan penyanggah yang ada di hulu sungai sudah gundul disenyalir ditumbang pelaku Ilegalloging yang tidak bertanggung jawab akibat penebangan liar yang tiada henti hentinya.

Terjadi maraknya penebangan liar dihulu sungai Aek Natas Bandar Durian, Labura, diduga adanya pembiaran oleh aparat terkait, Disebut sebut Dinas kehutanan tidak bekerja secara maksimal. Inc.Mjs