Bangunan di DAS Berdiri, Pemerhati Menilai Penegak Perda Lalai

 

Foto : Abdi Purba, SH

Siantar-Intainew.com :

BANGUNAN yang berdiri di aliran DAS melanggar Perda wajib dibongkar, terlebih tidak mempunyai Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Namun tidak dengan bangunan yang terletak di Jalan Handayani Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantarsitalasari, yang berdiri di aliran DAS, tetap berlanjut.

Melihat hal tersebut, elemen masyarakat Pematangsiantar menilai kinerja Sat Pol PP yang di Pimpin Drs. Robert Samosir lalai dalam melaksanakan penegakakan perda terhadap bangunan di Daerah Aliran Sungai.

Hal ini disampaikan pemerhati pembangunan Kota Pematangsiantar, Abdi Purba, SH kepada Intainew.com, Kamis (24/06/2021). Menurut Abdi, Satpol PP yang punya wewenang seharusnya memberikan surat tegoran kepada pemilik bangunan.

“Jika surat tegoran telah di sampaikan, juga tidak diindahkan, Satpol PP sudah wajib memberi sangsi berat dengan pembongkaran bangunan yang melaggar Perda” ujar Abdi.

Ditambahkannya, Satpol PP sebagai penegak Perda sudah dapat menjalankan tupoksinya, menegakan perda jika bangunan tersebut melanggar dari ketentuan, apa lagi Satpol PP dikuatkan lagi dengan PPNS, yang berwenang untuk melakukan pengamatan, permeriksaan dan penelitian terhadap bangunan-bangunan yang melanggar ketentuan.

Selain itu, Abdi juga mengatakan terkait bangunan dialiran DAS selain melaggar Perda juga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai.

Untuk itu Abdi berharap kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar, melalui Satuan Polisi Pamong Praja, melakukan tindakkan tegas dan tanpa tebang pilih kepada pelanggar Perda.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pematangsiantar Agus Salam, melalui Kepala Bidang Perizinan, Risfani Sidahuruk, ketika di konfirmasi wartawan Intainew.com, mengatakan, IMB bangunan dalam proses penerbitan.

Ditanya bangunan di aliran DAS yang hampir rampung dibangun, Resfani menerangkan, IMB yang di ajukan pemilik lahan yang akan dibangun dari tembok penahan ke parit drinase sepadan Jalan Handayani.

Resfani pun meperlihatkan vedio kepada wartawan, bangunan yang lagi diurus IMB-nya,” ini yang lagi diurus izinnya, dari tembok penahan ke atas selain itu gak dikeluarkan IMB-nya,” tegas Hj. Resfani. Inc.Zal